You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wali Kota Jakpus Buka Bimtek Pengembangan Urban Farming
photo Folmer - Beritajakarta.id

Dhany Sukma Berharap Warga Manfaatkan Budi Daya Tanaman Hidroponik

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma membuka kegiatan bimbingan teknis  (bimtek) pengembangan urban farming yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.

Menanam sayur mayur tidak harus di tanah

Dikatakan Dhany Sukma, Jakarta Pusat merupakan pusatnya Jakarta yang pertumbuhan pembangunannya pesat sehingga area terbuka publik terbatas. Namun, minimnya ketersediaan lahan tidak menyurutkan Pemkot Jakpus mencari ruang untuk melakukan aktivitas yang menunjang ketahanan pangan.

"Menanam sayur mayur tidak harus di tanah, tapi bisa juga di rak. Kami berharap warga di lingkungan RT dan RW memanfaatkan metode budi daya hidroponik sehingga semua dapat menikmati hasil," ujar Dhany Sukma, Rabu (7/12).

20 Perwakilan Poktan Disosialisasikan Persiapan Sensus Pertanian

Dhany juga menyampaikan terima kasih kepada PT Hydrofarm Indonesia yang bersinergi dengan Sudin KPKP Jakarta Pusat untuk menggelar pelatihan pengembangan urban farming, penyerahan bantuan rak hidroponik dan siap membeli hasil panen sayur dari warga.

"Untuk itu, warga dapat mengusulkan pengadaan rak hidroponik saat Musrenbang. Ini peluang usaha yang bagus untuk peningkatan kesejahteraan warga," tuturnya.

Kepala Sudin KPKP Kota Jakarta Pusat, Penty Yunesi mengungkapkan, bimtek digelar dalam rangka pengembangan pertanian perkotaan atau urban farming di delapan kecamatan.

"Sebanyak 40 rak hidroponik beserta sarana dan benih juga diserahkan kepada tokoh masyarakat di delapan kecamatan se-Jakarta Pusat untuk dikembangkan menjadi sentra baru urban farming," ungkapnya.

Ia menjelaskan, Kota Jakarta Pusat saat ini memiliki sebanyak 148 titik urban farming yang tersebar di delapan kecamatan.

"Program urban farming bertujuan menjamin dan meningkatkan ketahanan pangan serta memiliki kemandirian pangan di Jakarta Pusat," jelasnya.

Presiden Direktur PT Hydrofarm Indonesia, Wirawan Hartawan menambahkan, kolaborasi ini untuk memperkuat ketahanan pangan di masa mendatang melalui metode hidroponik.

"Kami siap membimbing warga dan menerima hasil panen sayur mayur hidroponik untuk didistribusikan ke seluruh Indonesia," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7668 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5504 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1608 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1437 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1317 personFakhrizal Fakhri